Iyyaka-MI (Jurnal Pendidikan Guru Madrasash Ibtidaiyah) https://ejurnal.iaiqh.ac.id/index.php/iyyaka-mi <p>Iyyaka-MI (Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah) adalah jurnal yang fokus di bidang pendidikan, pengabdian dan penelitian bagi guru.&nbsp;</p> Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah en-US Iyyaka-MI (Jurnal Pendidikan Guru Madrasash Ibtidaiyah) PENGARUH COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW BERBANTUAN MEDIA PUZZLE TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA SISWA MI https://ejurnal.iaiqh.ac.id/index.php/iyyaka-mi/article/view/320 <p>Keterampilan berbicara merupakan aspek penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang perlu dikembangkan sejak dini, namun kenyataannya banyak siswa sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah masih mengalami kesulitan dalam berbicara efektif akibat pembelajaran yang kurang melibatkan siswa secara aktif, salah satunya karena dominasi metode ceramah yang monoton dan minim inovasi media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Cooperative Learning tipe Jigsaw yang dipadukan dengan media puzzle terhadap keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, khususnya materi membuat dan menceritakan gambar seri. Fokus penelitian diarahkan pada kemampuan siswa menyusun serta menyampaikan cerita lisan berdasarkan urutan gambar dengan memperhatikan struktur, keterpaduan isi, dan kelancaran berbicara. Melalui kombinasi strategi kooperatif dan media puzzle yang menarik, diharapkan siswa lebih aktif, percaya diri, serta terampil mengembangkan cerita runtut dan logis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest terhadap siswa kelas III A ICP MI Negeri 2 Mojokerto. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata keterampilan berbicara meningkat dari 61,81 sebelum perlakuan menjadi 83,48 setelah perlakuan, dengan hasil uji paired sample t-test menunjukkan signifikansi 0,000 &lt; 0,05, sehingga terdapat pengaruh signifikan penggunaan model Jigsaw berbantuan media puzzle terhadap keterampilan berbicara siswa.</p> Aniyah Ayu Febri Pratiwi ##submission.copyrightStatement## 2025-12-27 2025-12-27 1 2 53 61 STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SDN 1 OMBE BARU KEDIRI LOMBOK BARAT https://ejurnal.iaiqh.ac.id/index.php/iyyaka-mi/article/view/325 <p>This article aims: (1) To detect the students' learning motivation in language leassons at SDN 1 Ombe Baru. (2) To find out the teacher's strategy in increasing students' motivation in language leassons at SDN 1 Ombe Baru. The method used is descriptive qualitative. Data collection techniques used observation, interviews and documentation with the subject of the principal, third grade teacher and third grade student of SDN 1 Ombe Baru. The results showed that: (1) Learning motivation in language leassins at SDN 1 Ombe Baru can be seen that the learning motivation is less than optimal. This can be seen from several attitudes that show a lack of enthusiasm for students in learning such as there were still students who chatted each other, did not do assignments, and some were even sleepy. (2) The strategies applied by teachers of language leassons subjects to increase students' learning motivation are: Expository Strategy, strategies for providing incentives or strengthening and utilizing adequate facilities and infrastructure</p> Erma Yanti Ardi Hermawan Dyah Afifah Andari ##submission.copyrightStatement## 2025-12-27 2025-12-27 1 2 62 71 PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN WORDWALL TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS III MI AL-ISLAMIYAH BEBIDAS KECAMATAN WANASABA KABUPATEN LOMBOK TIMUR https://ejurnal.iaiqh.ac.id/index.php/iyyaka-mi/article/view/348 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Wordwall terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III MI Al-Islamiyah Bebidas. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan desain <em>one-group pretest-posttest</em>. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas III MI Al-Islamiyah Bebidas yang berjumlah 27 orang, sekaligus menjadi sampel penelitian melalui teknik <em>total sampling</em>. Instrumen penelitian berupa angket keaktifan belajar siswa yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Prosedur penelitian diawali dengan pemberian pretest, dilanjutkan pembelajaran menggunakan media Wordwall selama empat kali pertemuan, dan diakhiri dengan posttest. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui uji <em>paired sample t-test</em> dengan bantuan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor keaktifan belajar siswa meningkat dari 16,15 pada pretest menjadi 20,96 pada posttest. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk menunjukkan data berdistribusi normal. Hasil uji <em>paired sample t-test</em> menghasilkan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan Wordwall terhadap keaktifan belajar siswa. Temuan ini membuktikan bahwa Wordwall sebagai media pembelajaran interaktif dapat meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia</p> Pisatul Sasriani Suhirman Zohdi ##submission.copyrightStatement## 2025-12-27 2025-12-27 1 2 72 81 PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN MAKNA KERJA GURU SD/MI DI III SEKOLAH DASAR https://ejurnal.iaiqh.ac.id/index.php/iyyaka-mi/article/view/354 <p><strong>Abstrak</strong>: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh komunikasi interpersonal terhadap kebermaknaan kerja di sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif asosiatif dengan metode yang digunakan berupa data primer penyebaran kuisioner kepada para guru untuk memperoleh tanggapan mengenai variabel komunikasi interpersonal terhadap kebermaknaan kerja . hasil penelitian menunjukkan besarnya nilai korelasi adalah 0,681 besaran nilai yang diperoleh dapat menunjukkan hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat ert dan kuat kaerna nilai yang diperoleh berjumlah 68,1 %. Sedangkan koefisien determinasi variabel bebas terhadap variabel terikat sebesar 46,4% dan sisanya 53,6% dipengaruhi oleh faktor lain diluar variabel x. Tingkat signifikasi variabel x dan variabel y diperoleh 0,000 &lt; 0,05, berdasarkan hal tersebut maka dapat disimpulkan bahwa hipotensis berbunyi komunikasi interpersonal berpengaruh terhadap makna kerja pada guru di tiga sekolah dasar, terbukti keabsahannya dan dapat dinyatakan bahwa diterima. Dengan kata lain dapat pula dikatakan bahwa makna kerja dapat dibentuk salah satunya dengan komunikasi interpersonal yang dimiliki oleh masyarakat sekolah tersebut. Penelitian ini berimplikasi bahwa guru harus lebih memperkaya serta memahami tentang bagaimana komunikasi interpersonal yang akan diterapkan. Kata</p> Lia Listiana ##submission.copyrightStatement## 2025-12-27 2025-12-27 1 2 82 87 PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN MODEL PEMBELAJARAN THINK, PAIR, SHARE DALAM PEMBELAJARAN https://ejurnal.iaiqh.ac.id/index.php/iyyaka-mi/article/view/396 <p style="text-align: justify; margin: 0cm 0cm 0cm 36.0pt;"><span style="font-size: 10.0pt;">Guru memegang peranan sentral dalam keberhasilan pembelajaran, khususnya pada implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berpusat pada peserta didik dan penguatan kompetensi abad ke-21. Salah satu model pembelajaran yang relevan dengan paradigma tersebut adalah model pembelajaran kooperatif tipe <em>Think-Pair-Share</em> (TPS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam mengembangkan dan mengimplementasikan model pembelajaran TPS melalui pendekatan studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru berperan strategis sebagai perancang pembelajaran, fasilitator, pengelola kelas, penilai, dan motivator dalam setiap tahapan TPS, yaitu <em>think</em>, <em>pair</em>, dan <em>share</em>. Intervensi guru yang tepat pada setiap tahap terbukti menentukan efektivitas pembelajaran. Implementasi TPS dalam konteks literasi keuangan pada pembelajaran Bahasa Indonesia menunjukkan potensi peningkatan keterampilan membaca kritis, menulis argumentatif, kemampuan berdiskusi, serta berpikir kritis peserta didik. Meskipun demikian, penerapan TPS juga menghadapi tantangan, antara lain keterbatasan waktu pembelajaran, dominasi peserta didik tertentu, serta kompleksitas pengelolaan kelas yang heterogen. Oleh karena itu, artikel ini merekomendasikan strategi penguatan peran guru melalui penyusunan Modul Ajar berbasis TPS, pemanfaatan media pembelajaran sederhana, penerapan asesmen formatif, serta peningkatan kompetensi guru melalui pengembangan profesional berkelanjutan. Kajian ini menegaskan bahwa keberhasilan model TPS sangat ditentukan oleh kreativitas dan profesionalitas guru sebagai penggerak utama pembelajaran inovatif dalam Kurikulum Merdeka.</span></p> Baiq Esti Aenullael Mukarromah ##submission.copyrightStatement## 2025-12-27 2025-12-27 1 2 88 98 MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM TRANSISI KURIKULUM 2013 KE KURIKULUM MERDEKA: STUDI KUALITATIF BERBASIS SELF-DETERMINATION THEORY DI SEKOLAH DASAR https://ejurnal.iaiqh.ac.id/index.php/iyyaka-mi/article/view/404 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis motivasi belajar siswa dalam menghadapi transisi dari Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka di SDN 4 Batu Mekar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif untuk memahami pengalaman belajar siswa selama masa transisi kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka berdampak positif terhadap motivasi belajar siswa, terutama pada aspek otonomi dan keterhubungan sosial melalui pembelajaran berbasis proyek dan kerja kelompok. Namun, aspek kompetensi belum berkembang optimal akibat keterbatasan kesiapan guru dan sarana pendukung. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan motivasi belajar sangat bergantung pada kompetensi pedagogik guru dan dukungan ekosistem sekolah.</p> Eli Sa'diah Wiranda Bayu Aditama ##submission.copyrightStatement## 2026-01-22 2026-01-22 1 2 99 104