PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN MODEL PEMBELAJARAN THINK, PAIR, SHARE DALAM PEMBELAJARAN
Abstract
Guru memegang peranan sentral dalam keberhasilan pembelajaran, khususnya pada implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berpusat pada peserta didik dan penguatan kompetensi abad ke-21. Salah satu model pembelajaran yang relevan dengan paradigma tersebut adalah model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share (TPS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam mengembangkan dan mengimplementasikan model pembelajaran TPS melalui pendekatan studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru berperan strategis sebagai perancang pembelajaran, fasilitator, pengelola kelas, penilai, dan motivator dalam setiap tahapan TPS, yaitu think, pair, dan share. Intervensi guru yang tepat pada setiap tahap terbukti menentukan efektivitas pembelajaran. Implementasi TPS dalam konteks literasi keuangan pada pembelajaran Bahasa Indonesia menunjukkan potensi peningkatan keterampilan membaca kritis, menulis argumentatif, kemampuan berdiskusi, serta berpikir kritis peserta didik. Meskipun demikian, penerapan TPS juga menghadapi tantangan, antara lain keterbatasan waktu pembelajaran, dominasi peserta didik tertentu, serta kompleksitas pengelolaan kelas yang heterogen. Oleh karena itu, artikel ini merekomendasikan strategi penguatan peran guru melalui penyusunan Modul Ajar berbasis TPS, pemanfaatan media pembelajaran sederhana, penerapan asesmen formatif, serta peningkatan kompetensi guru melalui pengembangan profesional berkelanjutan. Kajian ini menegaskan bahwa keberhasilan model TPS sangat ditentukan oleh kreativitas dan profesionalitas guru sebagai penggerak utama pembelajaran inovatif dalam Kurikulum Merdeka.





