A ANALISIS PERSEPSI GENERASI MILENIAL TERHADAP PERBANKAN SYARI’AH (Studi Kasus: Masyarakat Desa Tirtanadi Kecamatan Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur)

Penulis

  • Muhamad Hirjan Program Studi Perbankan Syariah, STEI HAMZAR, Lombok Timur, Indonesia
  • Muh Ariadi Muslim Program Studi Perbankan Syariah, STEI HAMZAR, Lombok Timur, Indonesia
  • Zihab Program Studi Perbankan Syariah, STEI HAMZAR, Lombok Timur, Indonesia
  • Dodi Febrian ‎ Program Studi Perbankan Syariah, STEI HAMZAR, Lombok Timur, Indonesia
  • Baiq Sulfiana ‎ Program Studi Perbankan Syariah, STEI HAMZAR, Lombok Timur, Indonesia
  • Apdini Ayu Istiana ‎ Program Studi Perbankan Syariah, STEI HAMZAR, Lombok Timur, Indonesia

Kata Kunci:

Persepsi, Generasi Milenial,Bank syariah.

Abstrak

Abstrak: Skripsi ini membahas tentang Persepsi generasi milenial terhadap Bank Syariah(Studi pada masyarakat Desa Tirtanadi Kecamatan Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur). Ada pun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana persepsi masyarakat terhadap bank syariah. Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui seberapa jauh Persepsi generasi milenial terhadap Bank Syariah, dan untuk mengetahui faktor apa saja yang memengaruhi persepsi generasi milenial terhadap Bank Syariah, untuk mengetahui persepsi generasi milenial terhadap produk Bank Syariah. Dalam penelitian ini penulis menggunakan Jenis penelitian kualitatif deskriftif yaitu jenis penelitian yang digunakan untuk memperoleh informasi tentang keadaan menurut situasi yang ada pada saat melakukan penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan cara observasi,wawancara serta dokumentasi, Data dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data yang diperoleh selajutnya dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa generasi milenial di Desa Tirtanadi hanya sekedar mengetahui Bank Syariah. Namun generasi milenial belum memahami betul tentang Bank Syariah dan produk yang ada di Bank Syariah. Alasan generasi milenial tidak ingin atau belum bertransaksi di Bank Syariah adalah karena lokasi dari Bank Syariah itu sendiri yang jauh dari tempat tinggal masyarakat. Serta masyarakat yang kurang peduli bahkan tidak adanya ketertarikan terhadap bank syariah ketika pihak Bank Syariah melakukan promosi dikarenakan Bank Konvensional yang lebih dulu memperkenalkan produknya ke masyarakat serta, Persepsi yang berbeda-beda tentang Bank Syariah yang berasal dari informasi selaku narasumber, tapi masyarakat Desa Tirtanadi lebih banyak menggunakan Bank konvensional, hal ini dikarenakan jarak tempuh dan kemudahan dalam melakukan transaksi dimana Bank Konvensional lebih mudah dijumpai dimanapun berada

Diterbitkan

2026-06-16

Terbitan

Bagian

Articles