Penolakan Pendirian Gereja Mawar Sharon di Kota Binjai Kecamatan Binjai Kota

  • Tengku Dicky Zuanda Atthasi
  • Irwansyah Irwansyah
  • Muhammad Jailani
Keywords: Penolakan, Gereja, Pendirian

Abstract

The rejection of the establishment of the Mawar Sharon Church in Binjai City gave rise to controversy that reflected local social, religious and political dynamics. This research aims to analyze the factors behind this rejection in Binjai Kota District. Using a descriptive qualitative approach, this research involved key informants such as FKUB administrators, church administrators, local communities, religious leaders and neighborhood heads. Data was collected through observation, interviews and documentation. The results of the research show that community rejection was triggered by four factors: the inappropriate location of what was previously a cafe, problems with permits and agreements with church administrators, concerns regarding Christianization, and the majority of the population being Muslim. Rejection was expressed through demonstrations which took place in a conducive manner. Although the local government continues to make efforts to reduce tensions, to date there has been no official decision regarding the establishment of the church.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bachtiar, Harsja W. “Agama dan Perubahan Sosial di Indonesia dalam buku Kajian Agama Dan Masyarakat”, Jakarta: Departemen Agama RI Badan Penelitian dan Pengembangan Agama, (1993).

Bahri, Media Zainul. “Satu Tuhan Banyak Agama. Jakarta”: PT Mizan Publika, (2011).

Dahlan, Bahyani, Rabiatul Aslamiyah, “Problematika Pendirian Rumah Ibadat Umat Minoritas di Kalimantan Selatan”, Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, Vol. 21. 1, 61-74(2022).

Demartoto, Argyo. “Teori Sosiologi Modren” ( Universitas Sebelas Maret ).

Firdaus,Riko, Nurbaiti, Abdul Halim, Zaki Mubarak, “Penyelesaian Konflik Pendirian Rumah Ibadah: Studi Kasus Konflik Gereja Methodist Kota Jambi”, Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin, hlm. 17-30 Vol. 22, No. 1, Januari-Juni (2023).

Gazi. “Psikologi Sosial Mayoritas-Minorita”. Jakarta. Pusat Penelitian dan Penerbitan UIN Syarief Hidayatullah. 2013

Hartono. “Agama dan Relasi Sosial. Yokyakarta”: Lkis, (2002).

Hasan, Iqbal. “Metodologi Penelitian dan Aplikasinya”. Bogor: Ghalia Indonesia, (2002).

Mayyasya, Dizafia Zafira, Turnomo Rahardjo, Triyono Lukmantoro. “Mediasi Penyelesaian Konflik Pendirian Rumah Ibadah (Studi Kasus Penolakan Gereja Baptis Indonesia di Kelurahan Tlogosari Kulon Semarang)” Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponogoro.

Putri, Fransiska Letsu Kharisma. “Implementasi Kebebasan Beragama dan Beribadah Bagi Pemeluk Agama Minoritas di Indonesia”, (STKIP Widya Yuwana Madiun).

Putri, Nella Sumika. “Pelaksanaan Kebebasan Beragama di Indonesia (External Freedom) Dihubungkan Ijin Pembangunan Rumah Ibadah”, (Jurnal Dinamika Hukum, Vol. 11, No. 2), (2011), 231-242.

Riansyah, Abdulah, Mia Mulyani, Muhammad Faisal Al-giffari, Shidiq Fadhila Akbar, Siti Hulaila, “Faktor penolakan pembangunan Gereja oleh masyarakat di kota Cilegon”, international journal of demos Vol. 3, Issue 1, April (2021).

Sairin, Weinata. “Visi Gereja Memasuki Milenium Baru”: Bunga Rampai Pemikiran, cet 1, Jakarta: PT. BPK Gunung Mulia: (2002).

Melpayanty, Sinaga dan Drs. Dafri Agussalim, MA. “Analisis Konflik Penolakan Pembangunan Gereja HKPB Filadelfia bekasi tahun 2013.

Sugiono. ”Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D”,Bandung: Alfabeta, (2013).

Titik Suwariyati. "Studi Kasus Pembangunan Gereja Kristen Bethany Indonesia dan Gereja Katolik Santo Gabriel di Perumnas Kota Baru Driyorejo Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik, “Hubungan Umat Beragama Studi Kasus Penutupan/Perselisihan Rumah Ibadah” (Jakarta: Puslitbang Kehidupan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, 2012), Ed. Haidlor Ali Ahmad, ed I, cet. I,

https://www.detik.com/sumut/hukum-dan-kriminal/d-6750880/kronologi-jemaat-gereja-dibubarkan-paksa-saat-ibadah-di-binjai

Ahmad, Nurfarid. Wawancara di Kediaman Nurfarid Ahmad (Jl. MT. Haryono Gg. Tanur. Kel. Jati Pasar V), pada tanggal 10 januari 2024.

Alpa, Muhammad. Wawacara di Mesjid Nurul Muslimin (Jl. Tuanku Imam Bonjol, Setia, Kec. Binjai Kota, Kota Binjai), pada tanggal 13 januari 2024.

Asdawati, Ilni. Wawancara Kediaman Ibu Ilni Asdawati (jln.T. Imam Bonjol gg tualang), pada tanggal 17 januari 2024.

Enastuti, Agnes. Wawacara di Kediaman ibu Agnes Enastuti (Jl. Sultan Hasanuddin), pada tanggal 24 januari 2024.

Hadi kusuma, Wawacara di Gg. maiunahl, Kel. Setia, Kec. Binjai Kota, Kota Binjai), pada tanggal 20 januari 2024

Santoso, Budi. Wawancara di warung kopi matsyeh (Jl. Jendral Sudirman), pada tanggal 29 januari 2024.

Tamara, Cut. Wawancara di Kediaman cut tamara (jln.T. Imam Bonjol gg tualang), pada tanggal 06 februari 2024.

Waty, Rudy. Wawancara di Gereja Mawar Sharon, Cafe teman ngopi (Jl. Sultan Hasanuddin No.85/86/87, Setia, Kec. Binjai Kota, pada tanggal 16 februari 2024.

Published
2025-06-12
How to Cite
Dicky Zuanda Atthasi, T., Irwansyah, I., & Jailani, M. (2025). Penolakan Pendirian Gereja Mawar Sharon di Kota Binjai Kecamatan Binjai Kota. Jurnal El-Huda, 15(02), 43-50. https://doi.org/10.59702/el-huda.v15i02.178