Konsep Pemikiran Tentang Pendidikan Islam dalam Keluarga
Abstract
Pendidikan keluarga merupakan pendidikan yang pertama dan uatama serta merupakan peletak fondasi dari watak dan pendidikan setelahnya. Dengan demikian orang tua mempunyai peranan penting dalam proses pendidikan anak dalam keluarga. Menurut konsep pendidikan Islam pendidikan agama dan keluarga harus melalui tiga tahap yaitu prakonsepsi, pranatal, dan postnatal. Pendidikan Islam adalah pendidikan untuk pertumbuhan total seorang manusia melalui penanaman nilai-nilai kegamaan. Nilai-nilai keagamaan amat penting pada diri anak untuk ditanamkan dalam pendidikan Islam oleh orang tua. Pendidikan Islam berkisar antara dua dimensi hidup, yakni: penanaman rasa taqwa kepada Allah SWT. dan pengembangan rasa kemanusiaan kepada sesama.
Downloads
References
Wahjoetomo, Perguruan Tinggi pesantren, Jakarta, Gema Insani Press, 1997
Hasan Langgulung, Manusia dan Pendidikan, Jakarta, al-Husna Zikra, 1998
Shahih Bukhari II no 699 Cetakan ke 13, Jakarta PT. Bumi Restu, 1992
Hasan, A, Bhulqul Maram, Bandung CV Diponegoro, Cet ke 8 1991
An Naisaburi, Al-Imam al-Hafiz Abu Abdillah al-Hakim, al-Mustadrak ala as-Shahihain, Beirut, al-Matbu at al-Islamiyah, tt, juz II
Ibnu Katsir jilid I, Ringkasan Tafsir, Ar-Rafa’I Nasih, Muhammad, Jakarta, Gema Insani cet ke 3 Nopember 2000
Hasan Basri, dan Beni Ahmad Saebani, Ilmu Pendidikan Islam Jilid II, Bandung Pustaka Setia Cet. Pertama, 2010
A Malik Fajar, Reorientasi Pendidikan Islam, Jakarta: Penerbit Fajar Dunia, 1999.
TIM Dosen FIP-IKIP Malang. 1988. Pengantar Dasar-dasar Kependidikan. Surabaya: Usaha Nasional.
Daradjat, Zakiyah. 1992. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.







