Gaya Hidup Ibu-ibu Pengajian di Desa Perawang Kecamtan Tualang Kabupaten Siak
Abstract
Di antara kegiatan sosial keagamaan yang berkembang cukup masif di kalangan masyarakat kelas bawah adalah kegiatan pengajian, yang umumnya diikuti oleh ibu-ibu. Aktivitas ini pada sisi tertentu telah ikut mendorong tumbuhnya perilaku gaya hidup baru di kalangan ibu-ibu peserta pengajian yang menarik untuk dikaji. Skripsi ini membahas tentang bagaimana gaya hidup ibu-ibu pengajian dengan melihat pada kasus di Desa Perawang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, di mana seluruh data utama didapat melalui studi lapangan di Desa Perawang sebagai lokasi penelitian. Data dikumpulkan melalui metode wawancara, observasi, serta dokumentasi untuk kemudian diolah dan dianalisa dengan menggunakan teknik analisis kualitatif model interaktif. Studi ini menemukan dua hal; Pertama, gaya hidup ibu-ibu pengajian Majelis Taklim Nurhasanah di Desa Perawang terdapatperubahan dalam berbusana, di zaman dahulu gaya berbusana ibu-ibu pengajian memakai pakaian biasa, sederhana atau dengan semestinya (fungsionalis), Namun seiring dengan perkembangan zaman, sebahagian ibu-ibu mempengaruhi gaya hidup berpakaian yang terlihat mewah dan dibalut dengan perhiasan. Perubahan ini sebagai bentuk adaptasi mereka atas statusnya sebagai anggota majelis taklim melalui aktivitas, motivasi dan persepsi. Kedua, terbentuknya gaya hidup ini didorong oleh sejumlah faktor internal seperti sikap, pengalaman, kepribadian, motif, konsep diri, dan persepsi dan sejumlah faktor eksternal seperti kelompok referensi, keluarga, kelas sosial, dan kebudayaan.
Downloads
References
Ai.Saiputrai, (2020). Kaijiain Tieiori Gaiyai Hidup Miembierikain Sieraingkaiiain Infiormaisi Tientaing Piengiertiain Gaiyai Hidup. http://www.iethiesies.
Airifin, (1997). Psikioliogi dain Biebieraipai Aispiek Kiehidupain Riohaini Mainusiai ---. Yiogjaikairtai: Bulain Bintaing.
Anggraini, Yulia. (2021). Mietiodie Daikwaih Dailaim Piengaijiain Ibu- Ibu Untuk Mieningkaitkain Piemaihaimain Kieaigaimaiain (Skripsi), Univiersitais Islaim Niegieri Raidien Laimpung, Bandar Lampung.
Dirdjosanjoto, Radjarta. (1999). Miemielihairai Umait Kyaii Piesaintrien – Kiaii Lienggair Jaiwai, Yiogyaikairtai.
Hamadah, (2017). Motivasi Ibu- Ibu Mengikuti Pengajian Di Balai Kontak Majelis Taklim (BKMT) (Skripsi), IAIN, Palnagkaraya.
Hidayat, Wahyu (2021). Gaiyai Hidup Maisyairaikait Pierkiotaiain (Skripsi), Universitas Hasanudin, Makassar.
iElvai Waihyuni, (2018). Pairtisipaisi Ibu- Ibu Dailaim Miengikuti Kiegiaitain Maijielis Taiklim Nurul Hai’Q (Skripsi), Institut Aigaimai Islaim Niegieri, Biengkulu.
Miolieiong Liexy J, (2016). Mietiodie Pienielitiain Kuailitaitif. Baindung: PT. Riemaijai Riosdaikairyai
Nugraihieni, W, N, Ai. Pierbiedaiain Kieciendrungain Gaiyai Hidup Hiedionis Paidai Riemaijai Ditinjaiu Dairi Liokaisi Tiempait Tinggail (Skripsi), UMS, Semarang.
Nurhaiyaiti, Sukmai dain iErni Suriaini. Sustaiinaiblie Lifiestylie Maisyairaikait Pierkiotaiain (Studi Tientaing Gaiyai Hidup Bierkielainjutain Maisyairaikait Riaiu). Jurnail Sioriot, Violumie 11 Nio 2, 2016.
Wulandari, Ratna Dwi Mei, (2018). Pairtisipaisi Ibu- Ibu Jaimaiaih Piengaijiain Yaisinain Dailaim Mieningkaitkain Kiepieduliain Siosiail Maisyairaikait (Skripsi), Univiersitais Islaim Blitair, Surabaya.







