Analisis Makna Kinayah (Lmu Bayan) dalam Qasidah Burdah Karya Imam Al-Bushiri
Abstract
Qasidah Burdah karya Bushiry merupakan pelopor yang menghidupkan kembali penyusunan syair-syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW. Ia adalah syair al-mada’ih an- Nabawiyyah paling awal pasca terjadinya kekosongan yang sangat panjang. Barulah syair-syair al-mada’ih lainnya muncul setelahnya. Qasidah Burdah dibaca dan di nyanyikan secara luas diseluruh dunia Islam. Pembacaan kasidah ini biasanya diselingi solawat dan syair-syair tambahan. Pemilihan Diksi kata yang digunakan dalam Qasidah ini,membuat kasidah ini menjadi indah. Sehingga,kasidah burdah ini banyak dikagumi oleh para sufi dan umat Islam lainya. Selain itu, banyaknya makna kinayah yang digunakan dalam kasidah ini, membuat peniliti tertarik untuk meneliti makna asli yang terkandung dalam kasidah ini. Adapaun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna kinayah yang terkandung dalam setiap bait syair Qasidah Burdah karya Bushiry . Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif – deskriptif untuk mengkaji kembali syair qasidah burdah dari segi makna kinayah. Hasil dari penelitian ini adalah Pada Qasidah Burdah dari pasal 1 sampai pasal 10 ditemukan sebanyak 17 makna kinayah.
Downloads
References
Adib, Muhammad. (2009). Burdah Antara Kasidah, Mistis Dan Sejarah. Yogjakarta: Pustaka
Al-Zuhayli ,Wahbah (1998) Tafsîr al-Munîr fi al-‘Aqîdah wa al-Syarî’ah wa al-Manhaj Beirut: Dâr al-Fikr al- Mu’âshir.
Hasyimy, Ahmad ( 1960 ) Jawahirul- Balaghah, Indonesia : Maktabah Dar Ihya –Kutubil Arabiyyah.
http://majalah-alkisah.com/index.php/pustaka-online/235—burdah-imam-albushiri- kasidah-cinta-untuk-sang-nabi
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Burdah
https://id.wikipedia.org/wiki/Kasidah
https://topiknugroho.wordpress.com/2011/12/15/qosidah-dalam-pandangan-islam/
M. Thoyyib, H.L..Ibrahim (2010) tata bahasa dan sastra arab,(tanggerang selatan: CV.Tunas Ilmu.
Muhammad bin Ya’qûb al-Fayruzabadi,(tanpa tahun) alQâmûs al-Muhîth (al-Maktabah al-Syamilah. Pesantren.
Poerwadarminta. (2007). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: P.N. Balai Pustaka.
Setiawan, Eko, nilai-nilai religius dalam syair shalawat burdah, liNGUA, vol.10. no. 01. (Juni 2015)
Zaenuddin, Mamat dan Yayan Nurbayan. 2007. Pengantar Ilmu Balaghah. Bandung: Refika Aditama.







