Interaksi Sosial Ponpes Salaf Al-Mundziri dengan Masyarakat Desa Sunggal Kanan, Deli Serdang
Abstract
Sebagai pondok pesantren salaf bercorak jamaah tabligh, yang berdiri di tengah-tengah kompleksitas masyarakat Desa Sunggal Kanan, hal ini pasti memberi warna pada dinamika hubungan sosial yang terjalin di antara pondok pesantren al-Mundziri dengan masyarakat di sekitarnya. Interaksi yang berlangsung pun, tidak serta merta berjalan secara harmonis tanpa adanya kompetitif, kontraversi, ataupun konflik di antara dua entitas ini. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui secara mendalam terkait bentuk-bentuk interaksi yang terjadi di antara masyarakat Desa Sunggal Kanan dengan Pondok Pesantren al-Mundziri. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Peneliti memilih beberapa informan kunci yang terdiri dari Pimpinan atau pengurus pondok pesantren, Kepala Desa, ustaz, ustazah, masyarakat sekitar pondok pesantren, dan santri. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan untuk menganalisa fenomena ini adalah teori interaksi dari Gillin dan Gillin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi yang terjalin di antara pondok pesantren al-Mundziri dengan masyarakat sekitarnya meliputi secara asosiatif dan disosiatif. Interaksi asosiatif yang terjalin ditandai dengan adanya akomodasi, terlihat melalui sikap toleransi antar pondok pesantren dan masyarakat di tengah keragaman bentuk keagamaan mereka, kemudian kerja-sama serta tolong-menolong pada kegiatan keagamaan maupun ekonomi. Bentuk interaksi disosiatif yang terjadi ditandai dengan adanya kontraversi, gesekan, dan juga persaingan dari masyarakat sekitar kepada pondok pesantren al-Mundziri.
Downloads
References
“Kurban 760 Hewan, Pesantren Al Mundziri Pakai 129 Tukang Potong,” Tribun Medan.com (Medan), 12 September 2016.
“Pesantren Al Mundziri Bagikan 4.000 Kupon Kurban,” Tribun Medan.com (Medan), 12 September 2016.
Afandi, Ahmad Hasan. “Masyarakat Pesantren dan Resolusi Konflik,” Jurnal Kajian Politik Dan Masalah Pembangunan, Vol. 12, No. 1 (2016): 1809-1820.
Alfi, Cindya. Aang Yudho Prastowo. Mohamad Fatih. “Kajian Interaksi Sosial Santri Pondok Pesantren Bustanul Muta’allimin As Salafi sebagai Sarana Penguatan Karakter,” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah 8, no. 1 (2023): 91-97.
Arifin, Imron. Kepemimpinan Kiai: kasus Pondok Pesantren Tebuireng (Malang: Kalimasahada Press, 1993).
Atabik. “Historitas Dan Peran Pondok Pesantren Somalangu Di Pesisir Selatan,” Jurnal Ibda’ Vol 12, no. 2 (2014): 185-196.
Baharuddin. Pengantar Sosiologi. Mataram: Sanabil, 2021.
Basrowi. Pengantar Sosiologi. Jakarta: Penerbit Ghalia Indonesia, 2005.
Bawani, Imam. Tradisional dalam Pendidikan Islam. Surabaya: al-Ikhlas, 1993.
Bull, Ronald Lukens. “Madrasa by Any Other Name: Pondok, Pesantren, and Islamic Schools in Indonesia and Larger Southeast Asian Region,” Journal of Indonesian Islam 4, no. 1 (June 1, 2010): 1-21.
Deperteman Agama RI-Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam, Pondok Pesantren dan Madrasah Diniyah; Pertumbuhan dan Perkembangannya. Jakarta: Deperteman Agama RI, 2003.
Dhofier, Zamakhsari. Tradisi Pesantren: Studi Tentang Pandangan Hidup Kiai, cet. Ke-1. Jakarta: LP3ES, 1982.
Djamaluddin dan Abdullah Aly. Kapita Selekta Pendidikan Islam. Bandung: CV. Pustaka Setia, 1999.
Gunawan, Arry. Sosiologi Pendidikan, Suatu Analisis Sosiologi Tentang Pelbagai Problem Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta, 2000.
H. Aboebakar, Sejarah Hidup KH. Wahid Hasyim dan Karangan Tersiar (Jakarta: Panitia Buku Peringatan Alm. KH. A. Wahid Hasyim, 1957).
Haedari, M. Amin. Masa Depan Pesantren: Dalam Tantangan Modernitas dan Tantangan Komplesitas Global, cet. Ke-1. Jakarta: IRD Press, 2004.
Hasan, Iqbal. Metodologi penelitian dan aplikasinya. Bogor: Ghalia Indonesia, 2002.
Hasbullah. Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia Lintasan Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1999.
https://medan.tribunnews.com/2016/09/12/pesantren-al-mundziri-bagikan-4000-kupon-kurban
Kartodirjo, Sartono. Sejarah Nasional, (Jakarta: Balai Pustaka, 1977).
Kompri, Manajmen dan Kepemimpinan Pondok Pesantren. (Jakarta: GROUP, 2018).
Kurniawan, Asep. “Manajemen Kerjasama Pondok Pesantren Alam Internasional Saung Balong al-Barokah Dengan Masyarakat dalam Pengembangan Ekonomi dan Pendidikan,”
Ma’arif, Syamsul. Pesantren Inklusif Berbasis Kearifan Lokal (Yogyakarta: Kaukaba Dipantara, 2015), xii.
Madjid, Nurcholis. Bilik-Bilik Pesantren: Sebuah Potret Perjalanan. Jakarta: Paramadina, 1997.
Mangunjaya, Fachruddin Majeri. Ekopesantren Bagaimana Merancang Pesantren Ramah Lingkungan. Jakarta: Pustaka Obor Indonesia, 2014.
Mardiani, “Pola Interaksi Masyarakat dengan Pesantren Darul Amilin Gunung Rotan Aceh Selatan,” SINTHOP: Media Kajian Pendidikan, Agama, Sosial dan Budaya Vol. 1, No. 1 (2022): 65-76.
Muttaqin, Rizal. “Kemandirian dan Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Pesantren (Studi atas Peran Pondok Pesantren Al-Ittifaq Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung terhadap Kemandirian Eknomi Santri dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Sekitarnya)”, Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia, Vol. 1, No. 2 (2011): 65-94.
Nasution, S. Metode Research (Penelitian Ilmiah). Jakarta: PT Bumi Aksara, 2003.
Raho, Bernard. Sosiologi Sebuah Pengantar. Surabaya: Sylvia, 2004.
Rama, Bahaking. Jejak Pembaharuan: Pendidikan Pesantren: Kajian Pesantren As’adiyah Sengkang Sulawesi Selatan. Jakarta: Parodatama, 2003.
Sa’adah, Elvita Fatchiyyatus. “Hubungan Sosial Santri Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Terhadap Agama Minoritas Di Kota Jombang.” Skripsi. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah, 2019.
Saebani, Beni Ahmad. Pengantar Antropologi. Bandung: CV Pustaka Setia, 2012.
Soekanto, Soerjono dan Budi Sulistyowati. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT. Grafindo Persada, 2015.
Soekanto, Soerjono. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pres, 2015.
Sugandi, A. HB Tanjung, dan RK Rusli, “Peran Pondok Pesantren (PONPES) Modern dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat,” Tadbir Muwahhid, Vol. 1, No. 2 (2017): 99-115.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R & D. Bandung: Alfabeta, 2015.
Suwito, dkk.. Sejarah Sosial Pendidikan Islam, Edisi 1, cet. Ke-2. Jakarta: Kencana Pernada Media Group, 2005.
Syani, Abdul. Sosiologi Skematika, Teori, Dan Terapan. Jakarta: Bumi Aksara, 2007.
Usman, Nuzul. “Pola Interaksi Sosial dan Transformasi Nilai Keagamaan Warga Pondok Pesantren Hidayatullah Makkasar.” Skripsi. Makassar: Universitas Muhammadiyah Makassar, 2014.
Wahid, Abdurahman. Menggerakkan Tradisi, Esai-Esai Pesantren (Yogyakarta: LKiS, 1988).
War’i, Muhammad. “Sosio-Religius Pesantren: Aktualisasi Nilai-Nilai Agama dalam Ruang Sosial Kemasyarakatan di Lombok Timur,” Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya, Vol. 4, No. 1 (2019): 1-14.
Wattini. Dr. I Wayan Mudana. M.Si, Dr. I Ketut Margi, M.Si., “Pola Interaksi Santri Pondok Pesantren Hidayahtullah Di Perumahan Jalak Putih Singaraja Sebagai Media Pembelajaran Sosiologi,” e-Journal Pendidikan Sosiologi 1, no. 2 (2019): 172-182.
Yuwono, Dandung Budi. “Kontroversi Pemikiran Teks Keagamaan Kiai Abdul Mu’thi, Pondok Pesantren an-Najah, Magelang,” PANANGKARAN, Jurnal Penelitian Agama dan Masyarakat. Vol. 1, No. 2, (2017): 357-378.
Zarkasyi, Abdullah Syukri. Pondok Pesantren Sebagai Alternatif Kelembagaan Pendidikan untuk Program Pengembangan Studi Islam Asia Tenggara. Surakarta: Universitas Muhammadiyah, 1990.
Ziemek, Manfred. Pesantren Dalam Perubahan Sosial, terj. Butche B. Soendjojo. Jakarta: P3M, 1986.







